Konsultan MLC 2006Multiple Training & Consulting telah berpengalaman dalam memberikan konsultasi penerapan sistem manajemen untuk perusahaan agen pelaut (crewing agency) yang memenuhi persyaratan maritim labour convention (MLC) 2006. Sebagaimana Kita ketahui, tujuan dari penetapan MLC 2006 adalah untuk memberikan hak-hak dan perlindungan kepada seluruh pekerja yang bekerja di laut (pelaut). Oleh karena itu, isi dari MLC 2006 sebagaimana yang telah kami jelaskan pada artikel Pengantar Maritim Labour Convention (MLC) 2006, seluruhnya adalah seputar hak-hak yang harus diberikan kepada pelaut seperti lingkungan kerja, akomodasi, makan, rekreasi, kesehatan, kesejahteraan dan hal-hal lain mulai dari pemberangkatan sampai pelaut turun (sign off) dari kapal.

Dikarenakan crewing agency adalah pihak yang mengatur pemberangkatan dan pemulangan pelaut dengan principal atau owner, maka persyaratan MLC 2006 pada perusahaan crewing agency  menitikberatkan pada hal-hal berikut ini:

  • Kualifikasi Pelaut

Diantara hal yang ditekankan untuk crewing agency adalah untuk memastikan usia kru sesuai dengan usia minimal yang telah ditetapkan oleh MLC 2006 (Usia minimal adalah 16 tahun tetapi untuk kerja malam atau area berbahaya, usia minimal 18 tahun). Selain itu, manning agency harus memastikan kru telah dibekali pelatihan keamanan dasar (basic safety training) yang memadai sebelum berangkat. Terkait dengan kualifikasi, crewing agency harus memastikan hanya memberangkatkan kru yang memiliki kualifikasi kompetensi dan pengalaman yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya selama di kapal.

  • Tinjauan Kontrak Pelaut

Harus ada kontrak yang jelas baik antara crewing agency dengan owner / principal maupun antara crewing agency dengan pelaut. Seafarer Employment Agreement (SEA) harus berisi perjanjian yang jelas, tegas, dan tidak bias untuk memastikan tidak ada kesalahpahaman dalam memahami isi kontrak.

  • Persyaratan Pemberangkatan

Ada beberapa hal yang harus disiapkan sebelum pemberangkatan oleh crewing agency antara lain pemeriksaan kesehatan dan kelengkapan dokumen perjalanan seperti visa dan passpor. Crewing agency harus memastikan seluruh dokumen perjalanan, pemeriksaan medis, dan dokumen lain yang dibutuhkan selama di kapal sudah lengkap sebelum berangkat.

  • Komunikasi Selama Di Kapal

Crewing agency harus menjamin ketersedian media komunikasi khususnya yang berkaitan dengan penyampaian keluhan pelaut. Sebuah prosedur penanganan keluhan pelaut di atas kapal beserta form-formnya harus diberikan kepada pelaut sebelum berangkat. Ini untuk memastikan kebebasan pelaut dalam menyampaikan keluhan baik seputar fasilitas maupun perlakuan di atas kapal. Pelaut harus dijamin memiliki kebebasan untuk menyampaikan keluhannya tanpa tekanan.

  • Pemulangan

Setelah pelaut selesai menjalankan tugasnya di kapal, crewing agency harus melakukan tinjauan ulang (de-briefing)  kepada pelaut, untuk memastikan semua permasalahan yang ada selama bekerja di atas kapal dapat dituntaskan dan juga dalam rangka melakukan evaluasi terhadap kinerja pelaut.

Selain peraturan di atas, satu hal yang harus digaris bawahi, MLC 2006 mengadopsi sistem manajemen mutu ISO 9001. Artinya, ada beberapa persyaratan ISO 9001 yang harus dijalankan seperti prosedur pengendalian dokumen, prosedur pengendalian rekaman (arsip), prosedur audit internal, prosedur rapat tinjauan manajemen, dan lain-lain. Oleh karena itu, perusahaan crewing agency yang sebelumnya pernah menerapkan ISO 9001 tentu lebih mudah dalam mengimpelementasikan MLC 2006.

Demikian artikel singkat kami tentang penerapan MLC 2006 di perusahaan yang bergerak di bidang crewing agency. Jangan sungkan untuk menghubungi Kami bila perusahaan Anda membutuhkan Konsultan MLC 2006. Salam Semangat!

Artikel ini telah dibaca sebanyak5793kali!