Semenjak pertama kali dibuat pada tahun 1987 hingga saat ini, ISO telah menjadi suatu standar  yang banyak digunakan di berbagai negara di dunia ini. Walaupun demikian, sampai saat ini masih banyak pro dan kontra terhadap dampak positif yang dapat dihasilkan dari sertifikasi ISO ini. Beberapa penelitian menunjukkan adanya dampak positif sertifikasi ISO terhadap kinerja perusahaan baik itu dalam aspek finansial maupun aspek non-finansial. Adapun, beberapa penelitian yang menunjukkan adanya dampak positif dari sertifikasi ISO di antaranya adalah:

  • Penelitian yang dilakukan oleh Buttle (1997) dengan sampel 1220 perusahaan bersertifikasi ISO di Inggris dan penelitian yang dilakukan oleh Casadesus (2000) dengan sampel 500 perusahaan menghasilkan kesimpulan bahwa sertifikasi ISO berdampak positif terhadap kinerja marketing perusahaan.
  • Penelitian yang dilakukan Forker (1996) dengan sampel 65 perusahaan furnitur menghasilkan kesimpulan bahwa sertifikasi ISO berdampak positif terhadap pertumbuhan penjualan.

Di sisi lain beberapa peneliti menemukan bahwa sertifikasi ISO tidak berkorelasi secara signifikan terhadap kinerja perusahaan baik dalam aspek finansial maupun non-finansial. Beberapa penelitian yang menunjukkan tidak adanya dampak positif dari sertifikasi ISO di antaranya adalah:

  •  Penelitian yang dilakukan oleh Jeroen SingelsGwenny RuelHenny van de Water (2001) dengan sampel 300 perusahaan di Belanda menghasilkan kesimpulan bahwa sertifikasi ISO tidak berkorelasi positif dengan kinerja organisasi/perusahaan.
  • Penelitian yang dilakukan oleh  Inaki Heras,  Gavin P M Dick, dan  Marti Casadessus (2002) dengan sampel 400 perusahaan bersertifikasi ISO dan 400 perusahaan tidak bersertifikasi ISO di Spanyol menghasilkan kesimpulan bahwa sertifikasi ISO tidak berkorelasi positif terhadap profitabilitas perusahaan.

 

Kritik terhadap ISO

Dari berbagai literatur yang diperoleh, terdapat beberapa pendapat yang berisi kritikan terhadap sertifikasi ISO, seperti pendapat yang diungkapkan oleh Jones:

Some disadvantages  from ISO certification are extra costs for achieving ISO certification, increase in paper workload, no attention for development of personnel, little attention for the support functions in an organization. Furthermore, ISO certification may discourage creative and critical thinking in an organization, because employees are forced to work according to well-described procedures and rules. Critics tend to say that ISO certification brings about a lot of extra costs, and seems not to result in benefits. They think that gaining an ISO certificate is an “hollow achievement” (Jones et al., 1997)

Sehingga sertifikasi ISO dianggap tidak berdampak positif  secara signifikan terhadap kualitas produk/layanan yang diberikan oleh perusahaan. Isi dari kritikan-kritikan tersebut diantaranya adalah:

  •  Alasan perusahaan melakukan sertifikasi ISO dilandasi motif adanya  tuntutan pasar atau tuntutan negara  tempat mereka berada untuk melakukan sertifikasi ISO bukan didasari motif untuk meningkatkan kualitas produk/layanan yang diberikan.
  •  Sertifikasi ISO dianggap kurang tepat jika diimplementasikan pada bidang yang membutuhkan kreativitas tinggi seperti Software engineering, karena sertifikasi ISO lebih beracuan pada prosedur-prosedur standar yang kurang mengakomodir aspek kreativitas.
  • ISO 9000 menekankan pada proses yang konsisten, karena dengan kekonsistenan itu maka kualitas pun akan konsisten, namun hal ini pada kenyataannya menyebabkan perusahaan-perusahaan sulit untuk melakukan improvement dalam prosesnya, karena  proses improvement akan mengubah standard yang telah dilaporkan sebelumnya
  • Sertifikasi ISO menimbulkan penambahan biaya, dan biaya yang dikeluarkan belum tentu sebanding dengan manfaat yang diterima ( dilihat dari aspek cost-benefit)

Adanya kritikan-kritikan tersebut menunjukkan bahwa manfaat dari sertifikasi ISO belum sepenuhnya dirasakan oleh semua pihak atau dengan kata lain masih ada pihak-pihak yang belum menganggap sertifikasi ISO adalah hal yang penting karena mereka belum merasakan manfaatnya , sehingga masih diperlukan adanya perbaikan-perbaikan dan sosialisai yang lebih intensif mengenai sertifikasi ISO, sehingga di kemudian hari sertifikasi ISO dapat memiliki peranan yang lebih besar di dalam dunia industri.

 

Salam Semangat,

 

Multiple Training & Consulting

www.konsultaniso.web.id

085777442471

 

 

Artikel ini telah dibaca sebanyak5846kali!