Business situation, job interview concept. Job seeker present resume to managers.

 

 

Dalam setiap perusahaan, bagaimana pun kinerja karyawan pasti akan menentukan kemajuan perusahaan sehingga perlu ada penempatan karyawan tepat dalam posisi tepat. Setiap pengusaha tentunya ingin mempunyai karyawan yang baik agar bisa menjadi pendukung kesuksesan perusahaan. Karyawan tersebut tentu seharusnya baik dari sisi kemampuan serta loyalitas. Oleh karena itu, memiliki tim yang berkualitas dan berkompeten merupakan hal sangat ditekankan dalam sistem manajemen mutu ISO 9001:2015. Hal ini juga termasuk dalam 7 Prinsip ISO 9001:2015

Apabila memiliki karyawan berkualitas baik, perusahaan juga dapat meningkatkan pendapatan. Akan tetapi untuk memperoleh karyawan berkualitas baik bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, tips mencari calon karyawan perlu diketahui.

Ada berlimpah calon karyawan di luar sana yang mengandalkan ijazah pendidikan mereka, tetapi tak semuanya dari mereka benar-benar berkompeten maupun sesuai dengan kriteria yang diharapkan perusahaan.

Untuk memperoleh karyawan berkualitas baik tak hanya diukur berdasarkan ijazah maupun nilai IPK-nya saja. Terdapat beberapa kriteria tersendiri yang dapat dijadikan patokan ketika akan merekrut karyawan.

Dalam persyaratan ISO 9001:2015 tidak dijelaskan secara detail mengenai tata cara untuk memperoleh karyawan yang berkualitas baik dan sesuai kebutuhan perusahaan, perusahaan dibebaskan untuk mencari calon karyawan sesuai dengan prosedur yang dimiliki.

Kami selaku konsultan ISO, akan memberikan beberapa tips untuk mencari calon karyawan yang baik dan sesui dengan kebutuhan perusahaan.

Tips Mencari Calon Karyawan

Sebenarnya perusahaan tak hanya butuh karyawan berkompeten di bidangnya, sikap bertanggung jawab dan jujur, sangat dibutuhkan pula untuk mempertahankan dan melebarkan sayap perusahaan.

Oleh sebab itu, kepribadian setiap calon karyawan wajib pula dipertimbangkan. bagaimanakah loyalitas dan kejujurannya? Sangat dianjurkan menentukan kriteria-kriteria sebelum melakukan perekrutan karyawan, ikuti tips mencari calon karyawan berikut ini:

Menentukan Standar Kriteria Karyawan

Menentukan standar ini termasuk penting agar mendapatkan karyawan berkualitas, mempunyai loyalitas serta memiliki berkepribadian baik. Mengetahui kepribadian asli setiap orang yang baru dikenal memang akan sulit, termasuk mengetahui apakah para calon karyawan adalah orang berkarakter jujur dan bertanggung jawab terhadap setiap tugas yang nantinya akan diberikan.

Mencari calon karyawan yang paham dengan bidang pekerjaan yang jalani juga penting dijadikan standar. Sebab itu, berikan spesifikasi atau kriteria lebih rinci ketika membuat lowongan pekerjaan.

Seleksi Ketat

Melakukan seleksi ketat menjadi salah satu jalan untuk mendapatkan karyawan berkualitas. Berikut ini seleksi yang sebaiknya dilakukan:

  1. Menyeleksi CV
    Apabila memposting lowongan pekerjaan, akan banyak CV masuk. Supaya tidak membuang banyak waktu, akan lebih baik jika Anda hanya menghubungi calon karyawan yang benar-benar memiliki pengalaman dan background pendidikan yang sesuai kriteria penempatan posisi
  2. Tes Kompetensi
    Langkah memberi tes kompetensi akan membuat kita tahu tentang seberapa besar ketrampilan yang dimiliki calon karyawan, terutama keterampilan atau kemampuan yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan digeluti. Dari situ kita dapat menilai, sudah sesuaikah calon karyawan untuk mengisi posisi bidang pekerjaan yang disediakan. Tes kompetensi akan menyaring calon karyawan berkompeten, sehingga tak perlu mengeluarkan waktu dan biaya lebih untuk proses belajar hingga ia benar-benar paham.
    Mulai dari psikotes, sekali pun bukan satu-satunya yang menjadi penentu tetapi psikotes dapat menggambarkan seberapakah tingkat potensi calon karyawan. Perusahaan besar tentunya punya anggaran tersendiri untuk mengadakan tes ini. Sedangkan para pemilik UKM tak ada salahnya untuk juga menerapkan psikotes.
    Setelah psikotes, tips mencari calon karyawan selanjutnya yang sebaiknya juga dilakukan adalah tes yang berhubungan dengan bidang kerja. Misalkan sebuah perusahaan yang bergelut di bidang media hendak merekrut seorang editor. Di dalam tes bidang kerja tersebut, berikanlah tugas seputar pengeditan kepada si pelamar.
    Selain itu, tes berupa diskusi dengan si pelamar dapat pula dilakukan, terutama lowongan untuk jabatan manajer maupun leader team. Sedangkan tes microteaching bisa diterapkan jika perusahaan membutuhkan karyawan yang akan menempati posisi pengajar. Hal tersebut untuk mendapatkan gambaran mengenai penguasaan bidang setiap calon karyawan.
  3. Interview
    Proses interview sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa ini menjadi salah satu bagian penting dalam perekrutan karyawan. Ketika proses interview, kita bisa melihat attitude dan manner calon karyawan. Selain itu, saat proses interview kita bisa juga menambahkan beberapa tes seperti tes kejujuran, tes tanggung jawab, tes ketelitian, tes kecerdasan memecahkan masalah tanpa disadari oleh alon karyawan tersebut. Dengan demikian kita dapat mengetahui sedikit banyak mengenai kepribadiannya terkait sikap jujur, tanggung jawab dan sebagainya.
    Persiapkan berbagai pertanyaan dan bentuk-bentuk tes yang sesuai agar mengetahui segala hal yang ingin diketahui. Siapkan pula pertanyaan yang dapat mengulik lebih jauh mengenai calon karyawan yang diinterview, mulai dari menyakan mengapa ia ingin menjadi bagian dari perusahaan Anda, menanyakan kekurangan dan kelebihannya, menanyakan alasan mengapa Anda harus menerimanya dalam perusahaan anda.
    Selain itu, saat proses interview perhatikan pula bagaimana calon karyawan bercerita mengenai hal-hal buruk seputar perusahaan tempat dia bekerja sebelumnya. Apabila Anda merasa ia terlalu banyak membicarakan keburukan-keburukan, maka lebih baik tak menerimanya sebab bisa jadi ia akan melakukan hal yang sama saat tidak bekerja lagi di perusahaan Anda. Dan dengan melakukan interview, perusahaan akan menurunkan resiko merekrut karyawan berkepribadian kurang baik.

Merekrut Karyawan Berlatar Belakang Jelas

Dengan mengetahui karakter calon karyawan sebelum perekrutan resmi, hal itu akan menguntungkan bagi perusahaan sebab dapat meminimalisir merekrut karyawan dengan karakter buruk. Merekrut karyawan yang berasal dari keluarga sendiri, anggota se-organisasi atau se-komunitas merupakan tips mencari calon karyawan yang dapat dilakukan bila perusahaan masih dalam lingkup kecil agar usaha mengembangkan sayap perusahaan tidak terganggu oleh urusan intern perusahaan.

Referensi

Ketika sesi interview, seharusnya kita sudah mengetahui apakah si pelamar adalah fresh graduate atau berpengalaman. Termasuk mengetahui apakah calon karyawan diberhentikan perusahaan sebelumnya atau resign secara baik-baik. Agar benar-benar bisa dipastikan, cari tahu dimanakah si pelamar bekerja sebelumnya dan cari tahu kebenaran dengan menghubungi nomor kontak perusahaan sebelumnya atau mantan atasannya.

Perjanjian Kerja

Setelah melalui tips mencari calon karyawan di atas, maka surat perjanjian antara perusahaan dan karyawan juga harus jelas. Terutama menerangkan mengenai apa saja hak dan kewajiban, baik di pihak karyawan maupun pihak perusahaan. Kebanyakan perusahaan yang telah besar tentu sudah menetapkan peraturan tegas terkait gaji beserta tunjangan lain, masa training, kenaikan gaji, penilaian kinerja setiap karyawan, kenaikan jabatan, besaran upah lembur, hak cuti, peraturan perusahaan yang wajib dipatuhi, uang pesangon saat resign dan sebagainya.

Bagi pemilik UKM sebaiknya juga membuat perjanjian kerja yang jelas bagi setiap karyawannya, agar pihak pemilik bisnis dan karyawan tidak ada yang merasa dirugikan. Jika kedua belah pihak telah sepakat atas segala hak dan kewajibannya, maka karyawan akan lebih nyaman dalam bekerja. Kesepakatan bersama akan memengaruhi hubungan baik antara atasan dan bawahan, sekaligus mempengaruhi kinerja karyawan untuk mendukung berkembang dan majunya perusahaan/bisnis.

Demikian artikel singkat kami mengenai tips mencari calon karyawan. Sebagai konsultan ISO 9001:2015 terdepan dan terpercaya, kami akan selalu mengabari anda dengan kabar terbaru seputar ISO 9001:2015 melalui artikel yang akan selalu kami update melalui website ini.

Bila anda ada pertanyaan mengenai tata cara mendapatkan sertifikat ISO 9001:2015, anda dapat menghubungi kami melalui kontak yang kami sertakan di bawah.

 

Terimakasih

 

Salam Semangat,

Alief Maulana Ilyas / ISO Consultant

Multiple Training & Consulting
Jalan Tanah Abang I No. 11 F Jakarta Pusat 10160
Email : konsultan@multiple.co.id
Telp : (021) 3890 1773
Fax : (021) 352 39 82
HP : 081 6888 476 – 081 (MUTU ISO)